romansa dua langit- sebuah puisi


Menatap langit di dua dunia
terasa gelap walau terang
menutup hati bumi ke tiga
cahaya takkan melewati

dulu
saat dunia muda
terhenyak aku melihatmu
berjalan ceria di lapangan tengah
tak kupunya keberanian
berbicara denganmu

tahun berlalu
ke tiga telah tiba
telah mengenal dua insan
ksatria langit dan putri bulan
berhujan bunga beriring kata

tiada rasa setahun berlalu
berpisah berlawan arah
ke negri jiran putri belajar
ke balik jalan ksatria berlatih
melewati lautan biru
tak bisa lagi kugapai
sang pujaan hati
semoga hati tetap bertambat.

Bertahun tahun telah berlalu
langit terang menghempas wajah.
Terbuka dunia bagi ksatria.
Menolak masa lalu di balikpapan
bersama putri bulan yang telah dilupakan
selamat tinggal sang putri bulan
semoga perjalananmu lancar selalu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: